3 Srikandi Mengeksplore Alam
Gunung Papandayan
Sudah pernah mendengar Gunung Papandayan? Gunung Papandayan ini adalah gunung yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat merupakan gunung yang termasuk dalam gunung api stratovolcano yang mulai populer dan dikenal pendaki dalam negri maupun wisatawan baik negri sendiri ataupun mancanegara. Dengan ketinggian 2.665 meter diatas permukaan laut, gunung ini menawarkan pemandangan indah mulai dari kawah yang aktif, hutan mati dan tentunya padang edelwais yang sangat luas.
Kali ini seperti biasa kami 3 srikandi lebih suka jalan bertiga bersama para wanita karena takut merepotkan para lelaki, karena sering sekali para lelaki memandang kami sebelah mata.hehehheh
Bermodalkan pengetahuan dan info kami mencari cari di Internet alhasil kami berangkat menuju Papandayan menggunakan transportasi umum.
Cara Menuju ke Pos Papandayan (Saat itu)
Terminal Bus Kampung Rambutan - Garut (Papandayan)
tanya langsung ke keneknya turun atau lewat papandayan tidak busnya. Lalu turun di dekat pos papandayan kami lanjut naik ojek menuju pos
kenapa saya bilang saat itu,karena ini sudah cukup lama kami pergi.
Saat ini Gunung Papandayan sudah dikelola oleh Perusahaan Swasta sehingga kini lebih rapih dan teratur, tentunya Harga Tiket Masuknya pun berbeda. Sebelum dikelola swasta tiket masuk Gunung Papandayaan saat itu hanya 2 ribu rupiah saja.
 |
Info Update : Twa.gunungpapandayangarut |
Saat ini papandayaan tidak hanya bisa didaki tetapi juga memiliki wisata-wisata lainnya yang bisa dinikmati disini. Seperti yang saya katakan di judul saya bahwa ini rekomendasi untuk pemula karena trek yang tidak begitu curam dan tentunya landai jadi bisa dilewati oleh anak-anak hingga orang tua.
Daya Tarik Gunung Papandayan
Tentu banyak alasan kenapa banyak orang-orang pergi ke Tempat Wisata Alam Gunung Papandayan, antara lain :
- Banyak spot untuk healing, seperti cottage ataupun camping di area gunung papandayan tanpa harus hiking terlebih dahulu
- Kawah Aktif, ini disarankan bagi yang mempunyai alergi asma, baiknya saat melewati kawah yang bau belerangnya cukup menyengat menurut saya lebih baik menggunakan masker atau buff penutup hidung

Hutan Mati, ini sebenarnya hutan yang mati karena terkenal letusan gunung papandayan yang kini mati dank kering, tapi nilai plusnya jadi spot foto estetik saat ke papandayan, banyak juga yang melakukan pemotretan prewedd disini, tentunya sesuai dengan s dan k dari pengelola ya alias berbayar tidak gratis
- Padang Edelweis, setiap gunung hampir ada bunga edelweis akan tetapi berbeda beda mekarnya tiap gunung, pastikan tidak memetik bunga edelweis ya untuk menjaga alam dan habitat di gunung, cukup mengabadikannya di foto saja
Dan masih pemdangan lainnya yang ada di gunung ini.
Karena daya tarik yang sangat banyak, mari kita telusuri gunung ini dengan santai dan sukacita. Harus dengan sukacita karena naik gunung itu capek ya teman-teman, jika kita jalani dengan perasaan sukacita perjalanan tidak terasa berat, akan sangat berbeda jika pikiran kita lama banget, capek banget alias mengeluh terus...hehheh
Bawa makanan ke gunung ini pun jika memiliki budget lebih, cukup membawa makanan secukupnya agar tidak memberatkan saat sedang hiking, tapi jika budget pas-pasan pastikan makanan atau logisitik yang kalian bawa cukup sampai untuk kalian turun gunung lagi.
Karena budget kami pas-pasan kami membawa logistik yang cukup agar kebutuhan gizi saat hiking terpenuhi.
Di gunung manapun pasti ada beberapa pos yang akan kita lalui, fungsi pos tersebut adalah untuk kita beristirahat, baik hanya duduk sebentar, minum saja, makan saja ataupun untuk berkemah. Pastikan untuk teman-teman yang ingin berkemah cari tempat atau tanah yang rata dan jauhi aliran air, karena aliran air adalah sumber dari semua kehidupan bukan hanya kita saja yang ingin di gunung.
Sekarang wisata gunung bukan hal yang tabu lagi, sekarang sudah banyak orang-orang yang liburan hiking, biasanya saat liburan panjang bukan hanya jalanan yang macet tapi di gunung pun macet,,,heheheh
Senangnya di gunung itu kita bisa berkenalan sesama para pendaki yang mungkin nanti kita bisa bertemy lagi saat mendaki gunung lainnya. Kebetulan kamipun ketemu dengan rombongan para pendaki lainnya dan mereka kaget karena kami mendaki hanya bertiga dan perempuan semua. Niat awal kami hanya ingin mendaki dengan suka cita, jadi kami fun fun saja saat banyak yang bertanya.
Setelah mengobrol sebentar kamipun melanjutkan perjalanan. Saat ini kami hanya sampai ke hutan mati saja, karena harus mengejar jadwal kerjaan yang sudah menunggu di Jakarta. Ingat teman-teman pastikan lewat jalur yang terlihat tapak kaki para pendaki ya, saat itu kami menggunakan feeling dan coba menerka nerka, alhasil jalan berangkat dan pulang kami berbeda. Jalan pulang kami cukup curam, mau kembali ke awal tapi sudah lumayan jauh jalan, terpaksa kamipun melanjutkan lewat jalan curam dengan hati-hati sambil duduk seperti main perosotan.heheheh
Kami tidak menangis ataupun bersedih saat salah jalur, kami malah tertawa karena ada-ada aja pilihan jalan kami. Jadi pastikan teman-teman saat mendaki gunung papandayan lewat jalur yang sudah disediakan ya, agar tidak mengalami perjalanan curam seperti kami.
Jadi, mau ke Gunung Mana lagi nh kawan?
0 comments